Social Icons

Pages

Featured Posts

Rabu, 13 November 2013

Sejarah Komunikasi Politik

Defenisi komunikasi politik menurut beberapa pakar; menurut beberapa bahan yang saya temukan maka ada banyak pendapat tentang apakah Komunikasi politik itu :
Blake and Haroldsen (1975) menggolongkan Ilmu Komunikasi Politik sebagai suatu bentuk komunikasi di samping Sembilan bentuk lain yaitu : Komunikasi Intra Pribadi, Komunikasi Organisasi, rumor, Komunikasi Massa, Komunikasi Media Massa, Telekomunikasi dan Komunikasi Non Verbal.

Fagen (1966) dalam bukunya Politics and communication Boston: Little Brown Company mendefenisikan lain dia mengatakan bahwa : Komunikasi Politik sebagai segala komunikasi yang terjadi dalam suatu system komunikasi politik dan anatara system tersebut dengan lingkungannya, cakupannya meliputi studi mengenai jaringan komunikasi (Organisasi, Kelompok Media Massa, dan saluran saluran Khusus) dan determinan sosial ekonomi dari pola pola komunikasi yang ada pada system yang dimaksud.
Mueller (1973) merumuskan komunikasi politik sebagai suatu “hasil komunikasi yang bersifat politik (politik outcomes) dari kelas sosial pola bahasa dan pola sosialisasi.
Menurut Galnor (1980) komuniksi politik merupakan infra struktur politik ; yakni suatu komunikasi dari berbagai interaksi sosial di mana informasi yang berkaitan dengan usaha bersam dan hubungan kekuasaan masuk ke dalam peredaran.
Sedangkan komunikasi politik menurut Almond dan Powell (1966)komunikasi politik sebagai suatu system yang mendasar (basic function key) dengan konsekuensi yang banyak untuk pemeliharaan ataupun perubahan dalamkebudayaan politik dan struktur politik.

Selasa, 12 November 2013

Sejarah Komunikasi Bisnis

Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama' Communicocommunicatio ataucommunicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya (communication depends on our ability to understand one another). Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif|transaktif, komunikasi bertujuan|bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan|tak bertujuan. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk “barang antik”, topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang revolusioner”, hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio. Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan industrialisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia. Komunikasi dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya, namun subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri.